Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Silat Hulu Bersama Warga Tanam Jagung*

Oleh On April 27, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu - Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu Polda Kalbar menggelar kegiatan tanam jagung pada kuartal ke-2 di lahan seluas sekitar 1 hektar yang terletak di Dusun Entibab, Desa Nanga Dangkan, Kecamatan Silat Hulu, Selasa (28/4/2026).

Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian hadir langsung bersama Camat Silat Hulu yang diwakili Kasi Trantib dan sejumlah unsur Pemerintah Desa Nanga Dangkan yaitu Kades Nanga Dangkan A. Martin beserta perangkatnya, Ketua BPD Desa Nanga Dangkan, Koordinator PPL Kecamatan Silat Hulu, personil Polsek Silat Hulu dan warga masyarakat serta anggota Poktan KWT (Kelompok Wanita Tani) Maju Bersama Desa Nanga Dangkan.
Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menyampaikan bahwa keterlibatan Polri pada penanaman jagung ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.

“Kami siap mendampingi dan mengawal kelompok tani agar program ketahanan pangan ini berjalan lancar,” kata AKP Jaspian.
Selanjutnya AKP Jaspian menyampaikan bahwa keterlibatan kepolisian khususnya Polsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu dalam program pertanian bukan hanya sekadar simbolis, tetapi menjadi bagian penting dari upaya menjaga stabilitas pangan nasional.

“Polisi tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga harus hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai penggerak ketahanan pangan. Program tanam jagung ini adalah bentuk nyata Polri dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan ketahanan  pangan,” ujar AKP Jaspian.

AKP Jaspian juga menekankan pentingnya sinergitas antara Polri dan petani dalam mewujudkan program ini secara berkelanjutan.

"Dengan keterlibatan aktif aparat kepolisian di sektor pertanian, diharapkan hasil panen dari penanaman jagung tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar dan menjadi contoh kolaborasi antara aparat dan warga dalam mendukung ketahanan pangan," tutup AKP Jaspian.

Ratusan PMI Dideportasi dari Malaysia, Tiba di Entikong Sanggau dalam Pengawasan Ketat

Oleh On April 27, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sanggau, Kalimantan Barat – Sekitar 300 lebih Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari wilayah Bakenu, Miri, Sarawak, Malaysia, dan dipulangkan ke tanah air melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau. Proses deportasi ini dikawal langsung oleh pihak Konsulat Republik Indonesia (KJRI) serta otoritas Imigresen Tebedu, Malaysia.
Para PMI yang terdiri dari laki-laki dan perempuan tersebut dipulangkan setelah menjalani proses hukum di Malaysia, mayoritas karena pelanggaran keimigrasian seperti tidak memiliki dokumen resmi, overstay, hingga bekerja secara ilegal.
Setibanya di wilayah perbatasan Entikong, para PMI langsung diserahkan kepada petugas dari instansi terkait Indonesia, termasuk Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), Imigrasi, serta aparat keamanan untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan.
Menurut keterangan petugas di lapangan, proses deportasi berlangsung secara bertahap dan tertib, dengan pengawasan ketat guna memastikan keamanan serta kelancaran arus pemulangan. Para PMI juga mendapatkan pendampingan, termasuk bantuan logistik sementara sebelum dipulangkan ke daerah asal masing-masing.
“Sebagian besar dari mereka merupakan pekerja non-prosedural yang bekerja di sektor perkebunan dan konstruksi di wilayah Miri. Mereka terjaring dalam operasi penertiban oleh otoritas Malaysia,” ujar salah satu petugas.
Konsulat RI bersama pihak Imigresen Tebedu juga memastikan bahwa proses deportasi berjalan sesuai prosedur dan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan. Para PMI diberikan hak-haknya selama proses pemulangan, termasuk akses terhadap layanan dasar.
Sementara itu, pihak BP3MI mengimbau masyarakat Indonesia yang ingin bekerja ke luar negeri agar menempuh jalur resmi dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan pemerintah. Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum, eksploitasi, maupun deportasi seperti yang dialami para PMI tersebut.
Kasus deportasi ini kembali menjadi pengingat bahwa masih tingginya angka pekerja migran non-prosedural yang bekerja di luar negeri, khususnya di Malaysia. Pemerintah diharapkan terus memperkuat sosialisasi dan pengawasan agar kejadian serupa dapat diminimalisir di masa mendatang.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemulangan PMI ke daerah asal masih terus berlangsung dengan koordinasi lintas instansi terkait.-(Znl)

Tabir Kematian Veronika di Landak Mulai Terkuak: Hasil Autopsi Bantah Dugaan Gantung Diri

Oleh On April 27, 2026

Www.bidiksatunews.com-
LANDAK, KALIMANTAN BARAT — Perkembangan terbaru dalam kasus kematian Veronika Afriyana alias Veggie di Kabupaten Landak mulai menemukan titik terang. Hasil autopsi menyatakan bahwa korban tidak meninggal dunia akibat gantung diri, berbeda dengan dugaan awal yang sempat beredar di tengah masyarakat.

Informasi tersebut menjadi dasar bagi aparat kepolisian untuk memperdalam penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Kasus ini ditangani oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Landak. Kasat Reskrim Polres Landak menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa belasan orang saksi untuk menggali keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Sejumlah saksi sudah kami periksa dan proses penyelidikan masih berjalan,” ujar Kasat Reskrim Polres Landak.

Pemeriksaan dilakukan untuk menyusun kronologi kejadian secara utuh, termasuk mencocokkan keterangan para saksi dengan hasil autopsi serta temuan di tempat kejadian perkara (TKP).

Perbedaan antara dugaan awal dengan hasil autopsi menjadi perhatian utama dalam proses penyelidikan. Polisi tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain yang menyebabkan kematian korban, meski hingga kini belum ada kesimpulan final yang disampaikan kepada publik.

Aparat kepolisian menegaskan bahwa proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil resmi serta tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum adanya keterangan final dari pihak berwenang.

Kasus ini menyita perhatian publik, khususnya di wilayah Kabupaten Landak, mengingat munculnya fakta baru dari hasil autopsi yang berbeda dari dugaan awal.

Jalan Longsor di Tempunak, Warga Pertanyakan Tanggung Jawab Oknum yang mengaku dirinya jadi Pengurus PETI

Oleh On April 27, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang, Kalimantan Barat – 27 April 2026
Warga di Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang, mengeluhkan kondisi jalan yang mengalami longsor dan rusak parah. Kerusakan tersebut diduga kuat berkaitan dengan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang marak terjadi di wilayah tersebut.
Sejumlah warga menyampaikan kekecewaan mereka terhadap oknum yang mengaku sebagai “pengurus PETI”, yang sebelumnya disebut-sebut aktif dalam kegiatan tersebut. Namun kini, ketika dampak kerusakan mulai dirasakan masyarakat, sosok tersebut dinilai tidak menunjukkan tanggung jawab.
“Sekarang jalan sudah longsor, akses masyarakat terganggu. Tapi tidak ada kejelasan siapa yang mau bertanggung jawab,” ungkap salah satu warga Tempunak yang enggan disebutkan namanya.
Jalan yang longsor ini merupakan akses penting bagi warga untuk aktivitas sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian dan mobilitas anak sekolah. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat perekonomian lokal, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Aktivitas PETI sendiri diketahui melanggar hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, yang merupakan perubahan atas UU Nomor 4 Tahun 2009. Dalam aturan tersebut, pelaku penambangan tanpa izin dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara maksimal 5 tahun dan denda hingga Rp100 miliar.
Selain itu, kerusakan lingkungan yang ditimbulkan juga dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, di mana pelaku dapat dikenakan sanksi pidana tambahan apabila terbukti menyebabkan pencemaran atau kerusakan lingkungan.
Warga berharap aparat penegak hukum (APH) serta pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan investigasi dan penindakan tegas terhadap aktivitas PETI di Tempunak. Mereka juga mendesak agar pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan jalan segera melakukan perbaikan.
“Jangan sampai masyarakat terus dirugikan. Kami butuh solusi nyata, bukan hanya janji,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai langkah penanganan maupun siapa yang akan bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut.--(Tim)

Jembatan Ambruk Akibat Truk Tangki, Warga Desa Nanga Payang Kompak Gotong Royong Perbaiki Akses.

Oleh On April 25, 2026

www.bidiksatunews com.
KAPUAS HULU –26/April/2026 '" Semangat kebersamaan ditunjukkan oleh warga Desa Nanga Payang, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu. Puluhan warga turun ke lapangan melakukan gotong royong memperbaiki jembatan yang ambruk akibat dilintasi truk tangki minyak yang hendak menuju Desa Nanga Dua baru-baru ini.

Dampak Kerusakan Jembatan
Ambruknya jembatan tersebut sempat melumpuhkan akses transportasi darat yang menghubungkan antar desa di wilayah tersebut. Karena jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian dan akses utama bagi anak sekolah serta aktivitas warga sehari-hari, masyarakat memutuskan untuk tidak menunggu lama dan segera mengambil tindakan swadaya.
Penyebab: Jembatan tidak mampu menahan beban berat truk tangki minyak yang melintas.
Kondisi Akses: Sebelum diperbaiki, kendaraan roda empat sama sekali tidak bisa melintas, sementara kendaraan roda dua harus ekstra hati-hati.
Aksi Swadaya Masyarakat
Dengan peralatan seadanya dan material kayu lokal, warga bahu-membahu memperbaiki struktur jembatan agar bisa segera dilalui kembali.

Mobilisasi Warga: Pria dewasa fokus pada perbaikan konstruksi, sementara warga lainnya membantu menyiapkan material.
Material: Menggunakan kayu log dan papan untuk menambal bagian yang patah dan ambruk.
Tujuan: Memulihkan konektivitas menuju Desa Nanga Dua dan sekitarnya agar pasokan kebutuhan pokok tidak terhambat.
Harapan Warga kepada Pemerintah
Meski perbaikan dilakukan secara gotong royong, warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun pihak perusahaan pemilik armada tangki tersebut.

"Gotong royong ini kami lakukan agar aktivitas warga tidak mati total. Namun, kami sangat berharap ada pembangunan jembatan permanen yang lebih kokoh, mengingat jalur ini sering dilalui kendaraan bermuatan berat," ujar salah satu warga di lokasi.

Aksi ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai bukti bahwa nilai-nilai gotong royong masih sangat kental di tengah masyarakat Kapuas Hulu, khususnya di Desa Nanga Payang. Hingga berita ini diturunkan, jembatan sudah mulai bisa dilalui oleh kendaraan roda dua secara terbatas.


Penulis.bambang

Kapolsek Seberuang Pimpin Langsung Penertiban Arena Judi Sabung Ayam di Dusun Sebalang hulu.

Oleh On April 25, 2026

www.bidiksatunews.com.
KAPUAS HULU –  26/April/2026  Kepolisian Sektor (Polsek) Seberuang mengambil tindakan tegas terhadap praktik perjudian di wilayah hukumnya. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Seberuang, petugas melakukan penertiban arena judi sabung ayam yang berlokasi di Dusun Sebalang hulu Desa pala kota, Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.




Aksi penertiban ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas perjudian di lokasi tersebut. Menanggapi aduan warga, Kapolsek Seberuang beserta jajaran segera bergerak menuju titik lokasi untuk melakukan penyisiran.



 Setibanya di lokasi, petugas menemukan gelanggang yang diduga kuat digunakan sebagai arena adu ayam.



 Untuk memastikan aktivitas tersebut tidak terulang kembali, petugas melakukan pembongkaran serta pemusnahan terhadap sarana dan prasarana perjudian di tempat kejadian perkara (TKP).
Edukasi Masyarakat: Selain tindakan fisik, Kapolsek juga memberikan imbauan kepada warga sekitar agar tidak memfasilitasi atau terlibat dalam praktik perjudian dalam bentuk apa pun.



Komitmen Kamtibmas
Kapolsek Seberuang menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), serta memberantas segala bentuk penyakit masyarakat di wilayah Kapuas Hulu.



"Kami tidak akan menoleransi aktivitas perjudian di wilayah ini. Penertiban ini adalah bentuk respon cepat kami atas keresahan masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama menjaga kondusifitas desa," ujar Kapolsek Seberuang dalam keterangannya.



Situasi di Dusun Sebalang hulu, dilaporkan aman dan kondusif pasca-penertiban. Pihak kepolisian pun memastikan akan terus melakukan pemantauan rutin guna mencegah dibukanya kembali arena serupa di masa mendatang.

Bambang

Koramil 1206-14 HG Selalu Hadir untuk Brigade Pangan Desa Lubuk Antuk, Wujudkan Swasembada PanganLubuk Antuk, [tanggal hari ini] – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di lapangan. Salah satunya ditunjukkan oleh Koramil 1206-14 HG yang secara konsisten hadir dan berperan aktif dalam mendampingi Brigade Pangan di Desa Lubuk Antuk.Melalui sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, Koramil 1206-14 HG memberikan pendampingan dalam berbagai kegiatan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.Danramil 1206-14 HG menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. “Kami akan terus hadir bersama masyarakat, khususnya para petani di Desa Lubuk Antuk, untuk memastikan program Brigade Pangan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal,” ujarnya.Program Brigade Pangan sendiri menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Dengan dukungan penuh dari Koramil 1206-14 HG, diharapkan Desa Lubuk Antuk mampu menjadi salah satu contoh keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan di wilayahnya.Masyarakat Desa Lubuk Antuk pun menyambut baik kehadiran dan dukungan dari Koramil. Mereka merasa terbantu, baik dari segi tenaga, pengetahuan, maupun semangat dalam mengelola lahan pertanian.Dengan kolaborasi yang solid antara TNI dan masyarakat, upaya mewujudkan swasembada pangan bukanlah hal yang mustahil. Koramil 1206-14 HG akan terus menjadi garda terdepan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Oleh On April 25, 2026

Koramil 1206-14 HG Selalu Hadir untuk Brigade Pangan Desa Lubuk Antuk, Wujudkan Swasembada Pangan

Www.bidiksatunews.com-
Lubuk Antuk-Hulu Gurong [tanggal hari ini] – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di lapangan. Salah satunya ditunjukkan oleh Koramil 1206-14 HG yang secara konsisten hadir dan berperan aktif dalam mendampingi Brigade Pangan di Desa Lubuk Antuk.

Melalui sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, Koramil 1206-14 HG memberikan pendampingan dalam berbagai kegiatan pertanian, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga panen. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan.
Danramil 1206-14 HG menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam sektor pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. “Kami akan terus hadir bersama masyarakat, khususnya para petani di Desa Lubuk Antuk, untuk memastikan program Brigade Pangan berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal,” ujarnya.

Program Brigade Pangan sendiri menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Dengan dukungan penuh dari Koramil 1206-14 HG, diharapkan Desa Lubuk Antuk mampu menjadi salah satu contoh keberhasilan dalam mewujudkan swasembada pangan di wilayahnya.

Masyarakat Desa Lubuk Antuk pun menyambut baik kehadiran dan dukungan dari Koramil. Mereka merasa terbantu, baik dari segi tenaga, pengetahuan, maupun semangat dalam mengelola lahan pertanian.

Dengan kolaborasi yang solid antara TNI dan masyarakat, upaya mewujudkan swasembada pangan bukanlah hal yang mustahil. Koramil 1206-14 HG akan terus menjadi garda terdepan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.

Pemuda Desa Beringin “Long Kiki” Maju Calon Kepala Desa, Usung Visi Pembangunan dan Pemberdayaan Pemuda

Oleh On April 23, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu, 22 April 2026 – Dinamika pemilihan kepala desa mulai terasa di Desa Beringin, Kecamatan Nanga Surok, Kabupaten Kapuas Hulu. Salah satu figur muda yang menjadi sorotan masyarakat adalah seorang pemuda yang akrab disapa Long Kiki. Ia secara resmi menyatakan diri maju sebagai calon Kepala Desa dengan membawa semangat perubahan dan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Keputusan Long Kiki untuk maju dalam kontestasi Pilkades bukan tanpa alasan. Ia mengaku terpanggil untuk berkontribusi langsung dalam membangun desa, terutama dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat yang selama ini masih perlu perhatian lebih, baik dari segi infrastruktur, ekonomi, maupun pengembangan potensi generasi muda.
Dalam penyampaiannya kepada masyarakat, Long Kiki menegaskan bahwa visi utamanya adalah “mewujudkan Desa Beringin yang maju, mandiri, dan sejahtera melalui pembangunan merata dan pemberdayaan masyarakat.” Visi tersebut kemudian dituangkan dalam sejumlah misi strategis yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga desa.
Di bidang infrastruktur, ia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas jalan desa, akses transportasi, serta pembangunan fasilitas umum yang layak. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperlancar aktivitas masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, pada sektor perekonomian, Long Kiki berencana mengembangkan potensi lokal desa dengan mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia juga ingin membuka peluang usaha baru berbasis potensi sumber daya alam dan kearifan lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Tak kalah penting, perhatian khusus juga diberikan kepada kaum pemuda. Long Kiki menilai generasi muda memiliki peran penting dalam kemajuan desa. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk mengembangkan kegiatan kepemudaan, khususnya di bidang olahraga. Rencana pembangunan sarana dan prasarana olahraga menjadi salah satu program unggulan, guna menciptakan ruang positif bagi pemuda agar terhindar dari hal-hal negatif.
“Pemuda adalah aset desa. Kita harus beri mereka ruang untuk berkembang, baik melalui olahraga maupun kegiatan positif lainnya,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam pemerintahan desa serta keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Ia berjanji akan membuka ruang komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan warga, sehingga setiap aspirasi dapat terserap dan diwujudkan secara bersama.
Pencalonan Long Kiki mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga menyambut baik kehadiran figur muda yang dinilai memiliki semangat dan energi baru untuk membawa perubahan di Desa Beringin. Namun, seperti halnya proses demokrasi lainnya, masyarakat diharapkan tetap bijak dalam menentukan pilihan berdasarkan visi, misi, dan kapasitas masing-masing calon.
Dengan semangat perubahan yang diusungnya, Long Kiki berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Beringin menuju arah yang lebih baik di masa mendatang.

POLSEK EMBALOH HILIR GOTONG ROYONG MASYARAKAT PERBAIKI JALAN LINTAS KAPUAS DI EMBALOH HILIR

Oleh On April 23, 2026

Www.bidiksatunews.com-
KAPUAS HULU – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan masyarakat Kecamatan Embaloh Hilir melalui kegiatan gotong royong perbaikan jalan lintas Kapuas, Kamis (22/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.10 WIB tersebut dilaksanakan di ruas jalan perbatasan antara Desa Nanga Palin dan Desa Keliling Semulung, Kecamatan Embaloh Hilir. Aksi ini dilakukan sebagai upaya bersama untuk memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor yang melintasi jalur tersebut menuju Putussibau.
Perbaikan jalan ini dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat, mencerminkan tingginya kepedulian terhadap infrastruktur desa yang menjadi jalur vital aktivitas sehari-hari. Jalan lintas Kapuas tersebut selama ini menjadi akses utama penghubung antarwilayah di pedalaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Embaloh Hilir Nasharudin, S.E., Sekcam Abdul Gani, perwakilan Kapolsek Embaloh Hilir yang diwakili Kanit Propam Aiptu Ikhwana Yusbar, Kepala Desa Nanga Embaloh Andi, S.Pd., Kasi Pemerintahan Kecamatan Aboy Sandi, para kepala dusun, perangkat desa, serta masyarakat dari Desa Nanga Palin dan Desa Keliling Semulung.

Kehadiran unsur pemerintah kecamatan, aparat kepolisian, serta perangkat desa menunjukkan sinergitas yang baik dalam mendukung kegiatan kemasyarakatan.
Kegiatan gotong royong berakhir sekitar pukul 12.30 WIB. Selama pelaksanaan, situasi berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan kondisi cuaca cerah.

Melalui kegiatan ini diharapkan akses jalan menjadi lebih baik sehingga dapat menunjang mobilitas masyarakat serta meningkatkan perekonomian di wilayah Kecamatan Embaloh Hilir.

Kejari Sintang Ikuti Briefing Wakajati Kalbar, Perkuat Kinerja dan Integritas Aparatur

Oleh On April 22, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang – Kepala Kejaksaan Negeri Sintang, Taufik Effendi, S.H., M.H., bersama para Kepala Seksi, Kasubbag, serta seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Sintang mengikuti kegiatan briefing yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Erich Folanda, S.H., M.Hum.
Kegiatan briefing tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja, peningkatan disiplin, serta peneguhan integritas bagi seluruh jajaran di lingkungan Kejaksaan Negeri Sintang. Dalam arahannya, Wakajati Kalbar menekankan pentingnya profesionalisme, loyalitas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.
Erich Folanda juga mengingatkan seluruh pegawai untuk terus menjaga marwah institusi Kejaksaan dengan bekerja secara transparan, akuntabel, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan di tengah masyarakat. Selain itu, sinergitas antarbidang dan soliditas internal menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan hukum yang optimal.
Sementara itu, Kajari Sintang, Taufik Effendi, menyampaikan bahwa briefing ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi serta meningkatkan kualitas kinerja ke depan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berintegritas.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian dari seluruh peserta, yang diharapkan dapat membawa dampak positif dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Sintang.-(Si Juli)

Audit Kinerja Tahap I TA 2026, Itwasda Polda Kalbar Evaluasi Perencanaan dan Pengorganisasian di Polres Kapuas Hulu

Oleh On April 22, 2026

Kapuas Hulu – Polres Kapuas Hulu menerima kunjungan Tim Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Barat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Mapolres Kapuas Hulu dengan fokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian.

Pelaksanaan audit tersebut turut didampingi oleh Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Muslimin, S.H. bersama Ketua Tim Audit beserta rombongan. Kegiatan diikuti oleh para Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, serta personel yang terkait dengan fungsi perencanaan, operasional, dan administrasi.
Dalam proses audit, tim melakukan pemeriksaan terhadap berbagai dokumen administrasi, pelaksanaan program kerja, serta kesesuaian antara perencanaan dengan implementasi di lapangan. Selain itu, dilakukan pula pendalaman terhadap tata kelola organisasi guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Audit kinerja ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Itwasda sebagai bentuk pengawasan internal Polri. Pada tahap pertama, audit difokuskan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian sebagai dasar pelaksanaan tugas kepolisian ke depan.
Seperti yang dilaksanakan di berbagai Polres lainnya, kegiatan audit ini bukan semata-mata untuk mencari kekurangan, melainkan sebagai sarana evaluasi dan pembenahan guna meningkatkan kinerja organisasi.

Waka Polres Kapuas Hulu Kompol Muslimin, S.H. menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan audit serta membuka seluruh data yang dibutuhkan oleh tim pemeriksa. Hal ini sebagai wujud komitmen Polres Kapuas Hulu dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Ketua Tim Audit menegaskan bahwa hasil dari audit ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh satuan kerja untuk meningkatkan kualitas kinerja, baik dalam bidang perencanaan, pengorganisasian, maupun pelaksanaan tugas kepolisian secara menyeluruh.

Kegiatan audit berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh keterbukaan, serta diakhiri dengan sesi pendalaman dan klarifikasi terhadap beberapa administrasi yang menjadi objek pemeriksaan.

Sebagai informasi, kegiatan serupa juga dilaksanakan di berbagai Polres lain di Indonesia, di mana audit kinerja tahap I bertujuan untuk memastikan kesiapan organisasi dalam menjalankan program kerja serta penggunaan anggaran secara efektif dan efisien.

Dengan adanya audit ini, diharapkan Polres Kapuas Hulu dapat terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan prinsip Polri yang Presisi.

LSM Somasi  Masih Menunggu Polda Kalbar Dalam Pemeriksaan Pangkalan Bodong LPG 3 kg Bersubsidi

Oleh On April 21, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang, Kalbar- LSM Somasi (Solidaritas Masyarakat Sipil) masih menunggu kepastian dari 
Penyidik Ditreskrimsus Polda Kalbar untuk memeriksa para Agen Elpiji di kabupaten Sintang yang telah dilaporkan sebagaimana surat pengaduan dari LSM Somasi pada tanggal 17 Januari 2026 di Ditreskrimsus Polda Kalbar Kasus Dugaan banyaknya Pangkalan LPG 3 kg bersubsidi Bodong yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada se-kabupaten Sintang.

Kasus Dugaan pangkalan LPG 3 kg bersubsidi bodong memasuki babak baru dalam penyalahgunaan gas bersubsidi 3kg milik masyarakat miskin, Kasus yang sudah di laporkan oleh LSM Somasi dan tim investigasi khusus ke pihak berwajib sudah di tangani oleh Kepolisian daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar)  

Tindak lanjut laporan tersebut, Ditreskrimsus subdit 4 Polda Kalbar telah memanggil ketua LSM Somasi dan Tim investigasi untuk dimintai keterangan klarifikasi untuk ditindaklanjuti sebagaimana surat Nomor/II/RES.5./2026/Ditreskrimsus yaitu Perihal Pemberitahuan perkembangan hasil penelitian laporan dengan merujuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia;b. Pasal 3 dan Pasal 618 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang HukumPidana;c. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana;d. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi;e. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang;f. 

Laporan Informasi Nomor: R/LI/12/I/RES.5.2./2026/Ditreskrimsus tanggal, 21 Januari 2026;g. Surat Perintah Penyelidikan Nomor: Sp. Lidik/16/I/RES.5.2./2026/Ditreskrimsus, tanggal 22 Januari 2026. Sehubungan dengan rujukan di atas, diberitahukan kepada saudara bahwa Penyidik Subdit 4 Ditreskrimsus Polda kalbar sedang melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana Minyak dan Gas Bumi yang terjadi di Wilayah Hukum Kabupaten Sintang.


Arbudin Ketua LSM Somasi saat diwawancarai menyampaikan bahwa pernah diperiksa oleh penyidik untuk dimintai keterangan atas laporan nya dan sudah diperiksa untuk membeberkan atas penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi dan banyaknya pangkalan diduga bodong yang dilakukan oleh perusahaan agen penyalur.

“ya kita sudah memberikan keterangan dan klarifikasi laporan di Polda Kalbar beberapa waktu lalu dan sampai saat ini kita masih menunggu hasil lanjutan dari penyidik Ditreskrimsus Polda Kalbar untuk memeriksa Perusahaan Agen Elpiji sebagai penyalur gas elpiji bersubsidi ke pangkalan yang ditemukan fakta-fakta hasil investigasi langsung dilapangan diduga bodong  dan juga adanya permainan harga ke masyarakat yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) oleh karena itu kita dorong penyidik untuk cepat memanggil perusahaan PT Agen-agen elpiji bersubsidi yang sudah dilaporkan tersebut, ujarnya (20/4/2026) 

Arbudin juga meminta penyidik Polda Kalbar supaya segera melakukan pemanggilan terhadap para agen yang sudah di laporkan, sesuai dengan Pengaduan LSM Somasi dan Tim Investigasi Khusus yang telah melaporkan Agen LPG 3 Kg yang diduga memiliki pangkalan BODONG ke Polda Kalbar pada 17 Januari 2026 lalu, ujarnya.

Menurut Arbudin pangkalan bodong yang sudah berhasil dideteksi Tim Investigasi merupakan pangkalan LPG 3 Kg dari Agen LPG Bersubsidi yaitu:
1.PT. Amin Perkasa 2.PT. Aneka Cipta Lestari 3.PT. Kapuas Melawi Indah 4.PT. Mandiri Putera Gas 5.PT. Sepauk Indah 6.PT. Tebelian Jaya.


Arbudin menegaskan data dan bukti lapangan hasil investigasi sudah lengkap hingga layak ditindak oleh Polri, KPK RI dan Irjen BPH Migas" ujar Arbudin.

Arbudin mengungkapkan bahwa data hasil investigasi dilapangan ada dua Agen LPG 3kg yang menjadi penyumbang terbanyak dalam dugaan Pangkalan LPG bodong yang berhasil di deteksi pihaknya yaitu “PT. Tebelian Jaya dan PT. Aneka Cipta Lestari, terangnya.

Arbudin ketua umum LSM Somasi masih menunggu hasil perkembangan dari penyidik Polda Kalbar, agar cepat memproses kasus tersebut supaya segera tuntas. (nus)

Lelah Menunggu Perbaikan,  Warga Silat Hulu Bahu Membahu,  Sulap Jembatan Rusak Parah.

Oleh On April 21, 2026

Www.bidiksatunews.com.
21/April/ 2026 KAPUAS  HuLU - pepatah "berat sama dipikul, ringan sama dijinjing "benar -benar  dibuktikan oleh sekelompok warga di kecamatan silat Hulu,  kabupaten kapuas Hulu, kalimantan barat. 
Gerah dengan kondesi infrastruktur yang kian memperhatikan dan mengancam keselamatan,  warga memutuskan untuk turun tangan langsung memperbaiki jembatan yang rusak parah secara  swadaya. 


Berdasarkan pantauan dilapangan jembatan yang menjadi urat nadi transportasi warga setempat itu sebelumnya berada dalam kondisi yang sangat membahayakan. 

Kayu - kayu penyangga tampak sudah lapuk dan berlubang,  membuat kendaraan yang melintas -  baik roda dua  maupun roda empat - harus ekstra waspada agar tidak terperosok kebawah.


Aksi nyata ditengah keterbatasan,  tampa menunggu bantuan alat Barat dari pemerintah,  warga berkumpul dengan peralatan seadanya. menggunakan gergaji mesin chainsaw,  Palu, Dan kayu log hasil swadaya, mereka membongkar bagian jembatan yang rapuh dan menggantinya dengan meterial  yang lebih kokoh. 
ini  murni inisiatif warga.  Kalau dibiarkan terus, akses ekonomi kami bisa Lumpuh.  Anak-anak  sekolah juga bahaya lewat sini kalau musim hujan, " ujar Salah satu warga yang ikut bergotong royong di lokasi. 


Urat nadi ekonomi warga kecamatan silat Hulu merupakan daerah yang sangat bergantung pada akses jalan darat untuk mobilitas hasil bumi dan pasokan logistik. 


Kerusakan jembatan ini sebelumnya sempat menghambat distribusi baring,  yang memicu kekhawatiran akan kenaikan harga kebutuhan pokok diwilayah pedalaman. 


Meski perbaikan ini bersifat darurat dan menggunakan metrial kayu,  warga berharap aksi mereka dapat mengetuk pintu hati pemerintah daerah. 


Harapan untuk solusi permaben,  aksi gotong royong ini menuai apresiasi luas di media sosial,  namun disisi lain juga menjadi, " sentilan, " bagi pihak berwenang. Warga berharap agar pemerintah kabupaten  kapuas Hulu segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen yang lebih layak dan Aman. 


" kami hanya bisa memperbaiki sementara dengan kayu seadanya.  Kami butuh jembatan beton agar tidak perlu terus - menerus memperbaiki setiap tahun,  tambah warga lainya. 


Hingga berita ini diturunkan,  arus lalu lintas di jembatan tersebut sudah mulai berangsur normal,  meski pengendara  tetap dihimbau untuk berhati- hati  saat melintas.   ( Bambang  )