Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Aksi Humanis Satgas Yonif 621/Mtg: Rawat Kedamaian di Tanah Papua

Oleh On Mei 20, 2026

PUNCAK, PAPUA, Bidiksatunews.com - Dinginnya udara Pegunungan Tengah Papua tak mampu mendinginkan semangat kepedulian prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg). Pada Selasa (19/5/2026), mereka menyapa warga di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dengan hangat melalui kegiatan bakti sosial yang menyentuh hati.

Dipimpin oleh Letda Inf Daniel Nababan, para prajurit tak hanya membawa pesan keamanan, tetapi juga uluran tangan untuk meringankan beban warga. Ratusan pakaian layak pakai dan mushaf Alkitab dibagikan langsung, disambut senyum kelegaan dan kebahagiaan di wajah masyarakat, dari tokoh agama hingga anak-anak.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis TNI, sebuah upaya tulus untuk merajut keakraban dan mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat di wilayah penugasan. Pembagian bantuan sandang dan bingkisan ini menjadi bukti bahwa TNI hadir bukan sekadar penjaga, melainkan juga sahabat bagi warga Papua.

Lebih dari sekadar kebutuhan fisik, Satgas juga memberikan dukungan spiritual dengan menyerahkan Alkitab. Hal ini sangat berarti bagi masyarakat Sinak yang dikenal memiliki iman yang kuat, memperkaya kehidupan religius mereka di tengah keterbatasan.

“Kami hadir bukan hanya menjalankan tugas menjaga wilayah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari masyarakat Papua. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu warga sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat, ” ujar Letda Inf Daniel Nababan, Selasa (19/5/2026).

Beliau menambahkan, kepedulian terhadap kebutuhan sosial dan spiritual masyarakat adalah kunci dalam membangun rasa aman dan kebersamaan yang kokoh di tanah Papua Tengah.

Tak berhenti di situ, tim kesehatan dari Satgas Yonif 621/Mtg turut aktif memberikan pelayanan kesehatan lapangan. Pemeriksaan kesehatan dasar, pengecekan tekanan darah, hingga pengobatan ringan diberikan secara cuma-cuma, menunjukkan perhatian komprehensif para prajurit.

Sambutan hangat dan apresiasi tulus datang dari masyarakat Sinak. Mereka merasa terbantu dan senang melihat kehadiran TNI yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian mendalam terhadap kesejahteraan mereka.

Dansatgas Yonif 621/Manuntung Letkol Inf Eko Arif Chrestianto, S.E., M.H., menegaskan komitmen TNI dalam menjaga Papua melalui pendekatan yang persuasif dan penuh kemanusiaan.

“Menjaga Papua berarti menjaga masa depan Indonesia. Karena itu kami akan terus hadir untuk masyarakat, membantu kesulitan mereka, dan menjaga kedamaian di tanah Papua, ” tegasnya.

Aksi bakti sosial ini menjadi potret indah kemanunggalan TNI dan rakyat di Papua Tengah. Di balik seragam loreng yang gagah, tersemat semangat pengabdian dan kepedulian yang tak terhingga, membawa harapan baru bagi masyarakat di pelosok negeri.

*Hadiri Apel Siaga Karhutla Di PT. Anugerah Makmur Sejati Region Sejiram, Ini Pesan Kapolsek Silat Hulu*

Oleh On Mei 19, 2026

Www.bidiksatunews.com -
Kapuas Hulu – Kapolsek Silat Hulu Polres Kapuas Hulu Polda Kalbar AKP Jaspian menghadiri kegiatan apel siaga Karhutla yang dilaksanakan oleh PT. Anugerah Makmur Sejati Region Sejiram di halaman Club House PT. Anugerah Makmur Sejati Kecamatan Seberuang, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah perusahaan perkebunan sawit di wilayah kerja Region Sejiram wilayah Kecamatan Seberuang, Kecamatan Semitau, Kecamatan Silat Hulu dan Kecamatan Silat Hilir Kabupaten Kapuas Hulu.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, Perwakilan Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Kapuas Hulu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kapuas Hulu, Mangala Agni Daops Semitau, RC Region Sejiram, Forkopimcam Silat Hulu, Silat Hilir, Semitau dan Seberuang, Manajemen PT. Anugerah Makmur Sejati, PT. Duta Nusa Lestari, PT. Primanusa Mitra Serasi, para Kades dan Ketua Adat serta tokoh Masyarakat di wilayah perusahaan perkebunan sawit Region Sejiram dan anggota Manggala Agni Daops Semitau.
Apel siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dipimpin langsung Kepala BPBD Kabupaten Kapuas Hulu Gunawan, S.Sos, M.Si 
Kemudian selesai kegiatan apel siaga Karhutla dilaksanakan peninjauan peralatan untuk pemadaman kebakaran dan lahan yang dimiliki perusahaan perkebunan sawit yang tergabung di dalam Region Sejiram.

Selesai kegiatan apel siaga Karhutla dan peninjauan peralatan pemadam kebakaran yang dimiliki oleh perusahaan sawit yang tergabung di Region Sejiram, Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian menyampaikan bahwa kegiatan apel siaga dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) bukan hanya seremonial saja namun kita semuanya harus siap apabila ada kejadian kebakaran hutan dan lahan.

"Kita semua yang hadir harus mendukung kegiatan yang telah diselenggarakan oleh pihak perusahaan perkebunan sawit Region Sejiram dan kita juga harus mendukung aturan tentang pencegahan karhutla untuk dijalankan dan ditaati.


Selanjutnya AKP Jaspian mengatakan silahkan membuka ladang tetapi marilah bersama-sama kita mengikuti peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah daerah baik Provinsi maupun Kabupaten,” ujar AKP Jaspian 

"Kami dari pihak Kepolisian khususnya Polsek Silat Hulu siap bersinergi dan membantu dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, seperti kegiatan yang kita laksanakan hari ini," tutup AKP Jaspian

Perkuat Sinergi, Tim Awak Media Gelar Silaturahmi Bersama Wakil Bupati Kapuas Hulu

Oleh On Mei 19, 2026

Www.bidiksatunews.com-
PUTUSSIBAU – Tim awak media dari berbagai organisasi dan platform pemberitaan menggelar kegiatan silaturahmi bersama Wakil Bupati Kapuas Hulu dalam rangka mempererat hubungan kemitraan antara insan pers dan pemerintah daerah. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut digelar di Putussibau Kota, Kecamatan Putussibau Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi yang harmonis sekaligus memperkuat sinergitas antara media dan pemerintah daerah demi mendukung pembangunan di Kabupaten Kapuas Hulu. Kehadiran para awak media disambut langsung dengan penuh keakraban oleh Wakil Bupati beserta jajaran.
Dalam suasana santai namun penuh makna, kedua belah pihak saling bertukar pandangan mengenai pentingnya peran media sebagai pilar keempat demokrasi. Media dinilai memiliki kontribusi besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang, khususnya terkait program pembangunan serta kebijakan pemerintah daerah.
Wakil Bupati Kapuas Hulu menyampaikan apresiasi atas peran aktif para insan pers yang selama ini turut membantu menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan media sangat penting dalam menciptakan keterbukaan informasi publik serta menjaga stabilitas sosial melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif.
“Pemerintah daerah sangat terbuka terhadap masukan dan kritik yang membangun dari rekan-rekan media. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin sehingga bersama-sama kita dapat membangun Kapuas Hulu yang lebih maju,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan awak media menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan independen. Selain itu, media juga siap menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat agar berbagai program pembangunan dapat diketahui secara luas dan tepat sasaran.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas pentingnya menjaga kondusivitas daerah melalui penyebaran informasi yang akurat dan tidak provokatif. Media diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menangkal berita hoaks serta memberikan edukasi kepada masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini.
Pertemuan silaturahmi ini sekaligus menjadi simbol kuatnya hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendukung pembangunan serta kemajuan Bumi Uncak Kapuas. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan berbagai aspirasi masyarakat dapat tersampaikan secara efektif kepada pemerintah daerah.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas antara jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu bersama para awak media yang hadir.
Penulis : Bambang
Editor- Mr.Eddy 

Polsek Sepauk Bongkar Arena Sabung Ayam di dusun Lepung Beruang Desa Sekubang KM 38 Kayu Lapis

Oleh On Mei 19, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Jajaran Polsek Sepauk berhasil membongkar arena sabung ayam (kelang) di Desa Sekubang, Kecamatan Sepauk, pada Rabu, 20 Mei 2026. Pembongkaran ini dilakukan setelah menerima laporan dari media sosial pada Selasa 19 Mei 2026 tentang adanya aktivitas perjudian sabung ayam di lokasi tersebut.

Kapolsek Sepauk, IPTU Abdul Hadi, memerintahkan 6 personil untuk mendatangi lokasi dan melakukan pembongkaran. Tim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sepauk, Aiptu Agus Waluyo, tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB dan menemukan bahwa aktivitas perjudian sudah tidak ada lagi.
Personil Polsek Sepauk kemudian melakukan pembersihan, pembongkaran, dan pembakaran sisa-sisa arena sabung ayam dan pondok. "Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas perjudian di wilayah kami," ujar IPTU Abdul Hadi.

Pembongkaran ini merupakan upaya preventif untuk mencegah dan memberantas perjudian di wilayah Sepauk. IPTU Abdul Hadi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi segala bentuk praktik perjudian di wilayah hukum Polsek Sepauk.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya perjudian dan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Kecamatan Sepauk. Masyarakat dihimbau untuk tidak melakukan perjudian dalam bentuk apapun, dan apabila masih ada tolong  melaporkan aktivitas perjudian kepada pihak kepolisian dan akan kami tindak tegas.

Ini adalah kisah inspiratif tentang seorang pria yang dikenal di kampungnya sebagai 'Unggal Paling Nyaman'.

Oleh On Mei 19, 2026

www.bidiksatunews com.
Kapuas hulu Kalimantan barat.19/mei/2026.
""Ia membuktikan bahwa kesuksesan bisa datang dari mana saja, asalkan ada kerja keras dan kemauan untuk mencoba hal baru.

Dulu, Unggal hanyalah seorang penjual es keliling biasa di desa Nanga Pedian. Setiap hari, ia akan mengendarai motornya yang penuh warna, dihiasi dengan bendera-bendera kecil dan tulisan "VIRAL! UNGAL PALING NYAMAN - ES LILIN NAGA PEDIAN".

 Ia akan berteriak, menawarkan es lilin yang segar kepada penduduk desa. Banyak orang yang mengenalnya karena keramahannya dan es lilinnya yang lezat.

Namun, Unggal tidak puas hanya dengan menjadi penjual es keliling. Ia ingin mencapai sesuatu yang lebih besar. Ia melihat potensi di desa Nanga Pedian dan percaya bahwa ia bisa melakukan sesuatu untuk memajukannya.
Unggal mulai mempelajari tentang pertanian dan bagaimana ia bisa meningkatkan hasil panen di desa. 

Ia juga mulai berinvestasi dalam teknologi baru dan mencari cara untuk memasarkan produk-produk lokal ke luar desa.

Berkat kerja kerasnya dan dukungan dari penduduk desa, Unggal berhasil mengubah desa Nanga Pedian menjadi desa yang sukses. Ia sekarang menjadi salah satu tokoh yang paling dihormati di desa dan kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang.

'Saya percaya bahwa setiap orang memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan, asalkan mereka mau bekerja keras dan tidak pernah menyerah,' kata Unggal.

Saya ingin menunjukkan kepada orang-orang bahwa tidak peduli dari mana mereka berasal, mereka bisa mencapai apa pun yang mereka inginkan.'

Kisah Unggal adalah bukti bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari seberapa banyak uang yang kita miliki, tetapi juga dari seberapa banyak kita bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat. 

Ia adalah contoh nyata tentang bagaimana satu orang bisa membuat perbedaan besar dalam kehidupan banyak orang.

Penulis: Bambang

Kapolsek Sepauk Sosialisasikan Larangan Aktivitas Perjudian kepada Warga Desa Tanjung Ria

Oleh On Mei 19, 2026

Www.bidiksatunews.com | Sintang, Kalimantan Barat | 19 Mei 2026
Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Kapolsek Sepauk bersama jajaran personel melaksanakan kegiatan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat terkait larangan segala bentuk aktivitas perjudian di wilayah Desa Tanjung Ria, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk langkah preventif pihak kepolisian guna menekan potensi tindak pidana perjudian yang dinilai dapat merusak moral masyarakat, memicu tindakan kriminalitas, hingga mengganggu stabilitas keamanan lingkungan desa.

Kapolsek Sepauk dalam arahannya menyampaikan bahwa perjudian, baik secara langsung maupun melalui media online, merupakan tindakan melanggar hukum yang dapat dikenakan sanksi pidana sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

 Oleh sebab itu masyarakat diminta untuk tidak terlibat dalam aktivitas perjudian dalam bentuk apa pun.

Menurut Kapolsek, saat ini praktik perjudian semakin berkembang dengan berbagai modus, mulai dari perjudian konvensional hingga judi online yang mudah diakses melalui telepon genggam. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena dapat merusak ekonomi keluarga serta mempengaruhi generasi muda.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar menjauhi segala bentuk perjudian. 

Selain melanggar hukum, perjudian juga berdampak buruk terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan keamanan masyarakat,” tegas Kapolsek Sepauk di hadapan warga Desa Tanjung Ria.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, aparat kepolisian juga mengajak para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta perangkat desa untuk bersama-sama membantu memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya perjudian. 

Dukungan masyarakat dinilai sangat penting agar tercipta lingkungan yang aman, damai, dan terbebas dari praktik-praktik ilegal.

Kapolsek juga menekankan bahwa pihak kepolisian tidak akan memberikan ruang terhadap aktivitas perjudian di wilayah hukum Polsek Sepauk. 

Apabila ditemukan adanya praktik perjudian, baik skala kecil maupun besar, maka aparat akan melakukan tindakan tegas sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Selain menyampaikan larangan perjudian, personel Polsek Sepauk turut memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kerukunan antarwarga. 

Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lingkungan.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman dan mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Tanjung Ria. 

Sejumlah warga menyatakan dukungannya terhadap langkah kepolisian dalam memberantas perjudian demi menjaga ketenangan dan masa depan generasi muda di desa tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Tanjung Ria mengatakan bahwa keberadaan aparat kepolisian yang turun langsung ke tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi sosial masyarakat di pedesaan.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. 

Mudah-mudahan masyarakat semakin sadar bahwa perjudian hanya membawa kerugian dan dapat menghancurkan kehidupan keluarga,” ujar salah seorang warga.

Dengan adanya sosialisasi tersebut, diharapkan masyarakat Desa Tanjung Ria semakin memahami dampak negatif perjudian serta bersama-sama mendukung upaya Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang.-penulis-[Si Juli]
Editor: Mr Eddy

Pengawas SPBU Jalan Kelam Sintang Tegaskan Penyaluran BBM Sesuai SOP dan Rekomendasi Desa

Oleh On Mei 18, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Sintang, Kalimantan Barat – 19 Mei 2026.
Ketika sejumlah tim media lokal dan nasional melakukan konfirmasi terkait aktivitas pengantrian serta pengangkutan BBM di SPBU Jalan Kelam, Kabupaten Sintang, salah seorang yang dipercaya sebagai pengawas di SPBU tersebut memberikan penegasan terkait mekanisme pelayanan BBM kepada masyarakat.

Dalam keterangannya, pihak pengawas menyampaikan bahwa penyaluran BBM dilakukan sesuai aturan dan prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku. 

Ia menegaskan bahwa pihak SPBU tidak melayani secara sembarangan, melainkan tetap memperhatikan ketentuan administrasi serta rekomendasi yang dibawa masyarakat.

“Kami hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat yang memiliki rekomendasi dari desa. Semua pelayanan dilakukan sesuai SOP yang telah ditetapkan,” tegasnya saat dikonfirmasi awak media di lokasi.

Penjelasan tersebut disampaikan untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat terkait adanya antrean kendaraan pengangkut BBM yang kerap terlihat di area SPBU Jalan Kelam. 

Menurut pihak pengawas, rekomendasi desa menjadi salah satu syarat penting bagi masyarakat tertentu, khususnya yang membutuhkan BBM untuk keperluan usaha kecil, pertanian, maupun aktivitas di daerah pedalaman.

Ia juga mengatakan bahwa pihak SPBU terus berupaya menjaga ketertiban antrean agar tidak menimbulkan keributan maupun dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi. 

Petugas di lapangan disebut rutin melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang melakukan pengisian.

Selain itu, pihak SPBU mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan pengisian berulang menggunakan kendaraan ataupun jerigen tanpa dokumen pendukung resmi. 

Menurutnya, pengawasan dilakukan demi menjaga pemerataan distribusi BBM agar tepat sasaran.

Situasi di SPBU Jalan Kelam Sintang pada saat pemantauan media terlihat cukup ramai oleh kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan pengangkut yang mengantre untuk mendapatkan BBM. 

Meski demikian, aktivitas pelayanan masih berjalan normal dengan pengawasan petugas di lapangan.

Masyarakat berharap penyaluran BBM subsidi dapat terus dilakukan secara transparan dan adil sehingga kebutuhan warga, khususnya di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang, tetap terpenuhi tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.-( Mr.Eddy-Tim Red)

28 Tahun Mengabdi di PT Alam Khatulistiwa Pump Pontianak, Ahli Waris Diduga Hanya Terima Rp10 Juta — DPD ASWIN Kalbar Desak Penegakan UU Cipta Kerja

Oleh On Mei 18, 2026

Www.bidiksatunews.com – Dugaan pengabaian hak ketenagakerjaan kembali mencuat di Kota Pontianak. Kali ini sorotan tertuju pada PT Alam Khatulistiwa Pump Pontianak setelah ahli waris pekerja mengaku hanya menerima sekitar Rp10 juta pasca meninggalnya pekerja yang telah mengabdi kurang lebih selama 28 tahun di perusahaan tersebut.

Persoalan ini memantik kemarahan dan keprihatinan keluarga almarhum Sujud Ardinata. Pasalnya, nilai yang diterima dinilai sangat tidak manusiawi dan jauh dari rasa keadilan apabila dibandingkan dengan masa pengabdian almarhum yang bekerja sejak tahun 1998 hingga 2025.
Merasa hak-haknya diabaikan, Heri Firmansah selaku anak sekaligus ahli waris almarhum akhirnya meminta pendampingan kepada DPD Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kalimantan Barat.

Didampingi Nardi M selaku Ketua Tim Kabid Investigasi DPD ASWIN Kalbar, pihak keluarga mendatangi Kantor Wali Kota Pontianak serta Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pontianak pada Senin (18/5/2026) guna menyerahkan laporan resmi dan meminta pemerintah segera turun tangan.
Kedatangan mereka sekaligus mempertanyakan keseriusan pengawasan ketenagakerjaan di Kota Pontianak apabila benar pekerja yang telah mengabdi hampir tiga dekade diduga hanya menerima hak sekitar Rp10 juta setelah meninggal dunia.

“Ini bukan pekerja baru satu atau dua tahun. Almarhum bekerja kurang lebih 28 tahun. Tapi hak yang diterima ahli waris hanya sekitar Rp10 juta. Ini sangat melukai rasa keadilan keluarga,” ujar Heri Firmansah dengan nada kecewa.
Menurut pihak keluarga, upaya penyelesaian secara kekeluargaan sebenarnya telah ditempuh. Bahkan surat permohonan penyelesaian disebut sudah dua kali dilayangkan kepada pihak PT Alam Khatulistiwa Pump Pontianak. Namun hingga kini belum ada penyelesaian yang dianggap memberikan kepastian hukum maupun rasa keadilan bagi ahli waris.

Situasi tersebut kemudian mendorong keluarga meminta pendampingan kepada DPD ASWIN Kalbar agar persoalan ini tidak berhenti tanpa kejelasan.

Nardi M menegaskan bahwa persoalan hak pekerja tidak boleh dianggap sepele, apalagi menyangkut pekerja yang telah mengabdikan hidupnya selama puluhan tahun kepada perusahaan.

“Kalau benar hanya sekitar Rp10 juta yang diberikan kepada ahli waris pekerja dengan masa kerja hampir 28 tahun, maka ini patut menjadi perhatian serius pemerintah dan pengawas ketenagakerjaan. Jangan sampai hak pekerja terkesan dipermainkan. Negara harus hadir melindungi hak rakyat kecil,” tegas Nardi.

DPD ASWIN Kalbar juga mendesak Disnaker Kota Pontianak segera melakukan mediasi, pemeriksaan, dan pengawasan terhadap PT Alam Khatulistiwa Pump Pontianak guna memastikan seluruh hak normatif pekerja dipenuhi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam laporannya, DPD ASWIN Kalbar mengacu pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-Undang atau yang dikenal sebagai UU Cipta Kerja.

Selain itu, ketentuan mengenai hak pekerja yang meninggal dunia juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021, khususnya Pasal 57 yang menegaskan bahwa pengusaha wajib memberikan hak-hak pekerja kepada ahli waris sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Regulasi tersebut mencakup kewajiban pembayaran uang pesangon, uang penghargaan masa kerja, serta hak-hak lainnya berdasarkan masa kerja pekerja.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan memunculkan pertanyaan besar terkait komitmen perlindungan tenaga kerja di Kota Pontianak. DPD ASWIN Kalbar meminta Pemerintah Kota Pontianak dan Disnaker tidak hanya menerima laporan, tetapi benar-benar bertindak tegas demi memastikan hak pekerja dan ahli waris tidak diduga terabaikan oleh perusahaan.(Bsg-Tim)

Sikapi Genangan Air, Kapolsek Silat Hilir Amarullah abidin, STr,K,Turun Langsung Pantau Lalu Lintas di Desa Nanga Nuar.

Oleh On Mei 17, 2026


www.bidiksatunews com
KAPUAS HULU – Menanggapi situasi debit air yang menggenangi sejumlah kawasan, Kapolsek Silat Hilir beserta jajaran anggota personelnya turun langsung ke lapangan guna memantau aktivitas lalu lintas dan kondisi warga yang terdampak banjir di Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Senin (18/05/2026).



Langkah sigap ini diambil sebagai bentuk pelayanan prima Kepolisian dalam memastikan keselamatan pengguna jalan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akibat luapan air yang mulai merendam beberapa titik akses jalan desa.

Di lokasi kegiatan, Kapolsek Amarullah abidin  STr, K, Silat Hilir bersama anggota Kepolisian dan  tampak bersinergi memberikan imbauan secara langsung kepada warga serta para pengendara roda dua maupun roda empat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur yang tergenang air.



"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan bahwa aktivitas lalu lintas di kawasan terdampak banjir di Desa Nanga Nuar ini tetap berjalan aman. Kami juga mengingatkan warga, terutama yang membawa kendaraan, untuk berhati-hati terhadap kedalaman air dan arus tersembunyi," ujar Kapolsek.



Selain melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai potensi kemacetan dan mogok kendaraan, kehadiran personel Polsek Silat Hilir ini juga bertujuan untuk memetakan jalur alternatif dan mendata titik-titik rawan banjir yang memerlukan penanganan lebih lanjut.



Hingga berita ini diturunkan, situasi arus lalu lintas di lokasi terpantau masih dalam kondisi terkendali dan kondusif.



 Polsek Silat Hilir mengimbau warga untuk segera melaporkan jika membutuhkan bantuan evakuasi atau terjadi kedaruratan terkait peningkatan debit air di lingkungan sekitar.


Penulis: Bambang

Debit Air di Dusun Keduai Meningkat, Polsek Silat Hilir Imbau Warga Tetap Waspada

Oleh On Mei 17, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu, Kalimantan Barat – 18 Mei 2026.
Anggota Polsek Silat Hilir melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi debit air di wilayah Dusun Keduai, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu.

Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa paras air mengalami peningkatan cukup signifikan akibat curah hujan yang terus mengguyur beberapa wilayah dalam beberapa hari terakhir.
Petugas kepolisian yang turun langsung ke lokasi terus memantau perkembangan situasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun akses transportasi warga setempat.

Kapolsek Silat Hilir melalui anggota di lapangan menyampaikan bahwa kondisi air saat ini terus mengalami kenaikan secara bertahap.
Oleh sebab itu masyarakat yang tinggal di daerah rendah, bantaran sungai, maupun wilayah yang rawan terdampak banjir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini.

Selain melakukan pengecekan debit air, anggota Polsek Silat Hilir juga memberikan himbauan secara langsung kepada masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan keluarga, terutama anak-anak, serta menjaga barang-barang berharga dan dokumen penting di tempat yang aman apabila sewaktu-waktu air terus naik.
Petugas juga mengingatkan warga untuk segera melaporkan kepada aparat desa maupun pihak kepolisian apabila terjadi kondisi darurat atau terdapat titik-titik yang mulai terdampak genangan air.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kecamatan Silat Hilir khususnya Dusun Keduai agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir. 

Mengingat cuaca akhir-akhir ini masih sering turun hujan dengan intensitas cukup tinggi,” ujar salah satu anggota Polsek Silat Hilir saat melakukan pemantauan di lapangan.

Masyarakat diharapkan tidak panik namun tetap siaga terhadap perkembangan situasi cuaca dan kondisi sungai. 

Hingga saat ini pihak kepolisian bersama aparat terkait masih terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap debit air di wilayah Kecamatan Silat Hilir.

Situasi terkini di Dusun Keduai masih dalam keadaan aman dan terkendali, namun warga diminta untuk terus berhati-hati serta mengutamakan keselamatan apabila kondisi air kembali meningkat.- Mr.Eddy 

Akses Jalan Lintas Selatan Lumpuh Total Akibat Luapan Air di desa Nanga Nuar, Warga Desak Perhatian Pemerintah

Oleh On Mei 17, 2026

www.bidiksatunews com.
Kecamatan silat hilir.kabupaten, 
KAPUAS HULU — Curah hujan yang tinggi mengakibatkan luapan air cukup parah di ruas Jalan Lintas Selatan, tepatnya di Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Minggu (17/5/2026) pagi sekitar pukul 10.37 WIB, kondisi jalan yang menghubungkan arah Simpang Silat menuju Putusibau kini lumpuh total dan sulit diakses oleh kendaraan.
Genangan air yang cukup tinggi dan berarus deras menutup badan jalan utama. Hal ini memaksa para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua dan roda empat, untuk ekstra waspada atau bahkan menghentikan perjalanannya karena risiko mogok dan terseret arus yang cukup besar.

Beberapa pengendara motor nekat menerobos banjir hingga menciptakan cipratan ombak besar, sementara warga sekitar tampak bersiaga di pinggir jalan yang terendam.

Dampak di Lapangan: Akses transportasi darat dari dan menuju Putusibau via Simpang Silat mengalami hambatan berat. Aktivitas mobilitas warga dan distribusi logistik dipastikan terganggu akibat titik luapan air ini.

Harapan Warga Terdampak
Kondisi banjir yang berulang di jalur vital ini memicu keluhan dari masyarakat setempat maupun para pengguna jalan yang melintas. Mewakili warga yang terdampak, mereka sangat mengharapkan adanya langkah konkret dari pihak terkait.

Penanganan Segera: Warga meminta perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu dan dinas terkait untuk turun tangan meninjau lokasi.

Solusi Jangka Panjang: Perbaikan infrastruktur jalan, peninggian badan jalan di titik rawan, serta normalisasi saluran pembuangan air (drainase) dinilai mendesak agar jalur lintas selatan tidak terus-menerus lumpuh setiap kali musim penghujan tiba.

Hingga berita ini diturunkan, luapan air masih menggenangi jalan. Para pengguna jalan yang hendak menuju arah Putusibau maupun sebaliknya diimbau untuk mencari informasi jalur alternatif atau menunda perjalanan demi keselamatan.

Penulis: Bambang

Air Mulai Naik, Pengguna Jalan Trans Kalimantan Arah Putussibau–Pontianak di Nanga Nuar Diimbau Waspada!

Oleh On Mei 16, 2026

www.bidiksatunews.com
KAPUAS HULU – kecamatan silat hilir. Curah hujan yang tinggi diduga mulai memicu luapan air di sejumlah wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
 Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Minggu (17 Mei 2026) pagi, genangan air dilaporkan mulai naik dan merendam badan jalan serta pekarangan rumah warga di Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir.
Kondisi terkini menunjukkan air berwarna keruh kecokelatan mulai menggenangi jalur utama yang menghubungkan Putussibau dan Pontianak. Meski arus lalu lintas terpantau masih bisa dilalui, debit air yang terus merangkak naik mulai mengganggu kenyamanan dan membahayakan para pengguna jalan.
Pemotor Terjang Ombak, Anak-anak Mulai Bermain Air
Beberapa pengendara sepeda motor tampak harus ekstra hati-hati dan memperlambat laju kendaraan mereka untuk menerjang genangan air yang menimbulkan cipratan cukup tinggi. Di sisi lain, situasi ini juga mulai dimanfaatkan oleh anak-anak setempat untuk bermain air di pinggir jalan yang terendam.
Warga setempat mengungkapkan bahwa air baru saja mulai naik pagi ini. Jika intensitas hujan di hulu tidak kunjung mereda, dikhawatirkan ketinggian air akan terus bertambah dan berpotensi melumpuhkan akses kendaraan roda dua maupun roda empat.
Imbauan Penting untuk Pengguna Jalan dan Warga
Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan melintasi rute Putussibau – Pontianak, khususnya saat melewati Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:
Kurangi Kecepatan: Genangan air dapat menyembunyikan lubang jalan atau batu yang membahayakan keseimbangan kendaraan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Jaga Jarak Aman: Cipratan air dari kendaraan besar (truk/bus) dapat menghalangi pandangan Anda secara tiba-tiba.
Pantau Kondisi Kendaraan: Pastikan sistem pengereman dan kelistrikan kendaraan Anda dalam kondisi prima sebelum menerobos genangan.
Waspada Arus Susulan: Bagi warga yang tinggal di tepian jalur atau daerah rendah, diharapkan mulai mengamankan barang-barang berharga guna mengantisipasi debit air yang naik lebih cepat.

Tetap utamakan keselamatan dalam berkendara. Lebih baik memperlambat perjalanan daripada memaksakan diri yang dapat berakibat fatal. Tetap pantau informasi cuaca dan kondisi jalur terkini sebelum berangkat! 

Tim: media: Redwan.

Monitoring Banjir, Ini Himbauan Kapolsek Silat Hulu

Oleh On Mei 15, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kapuas Hulu - Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Silat Hulu menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah Desa pada Sabtu (16/5/2026). 

Menyikapi kondisi tersebut, personil Polsek Silat Hulu melaksanakan monitoring perkembangan banjir, puting beliung dan longsor (Batingsor) sejak pukul 07.00 WIB guna memastikan situasi masyarakat tetap aman dan terkendali.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, terdapat empat desa yang terdampak banjir yakni Desa Landau Badai, Desa Nanga Ngeri, Desa Dangkan Kota dan Desa Nanga Dangkan. Banjir yang terjadi diketahui merupakan banjir kiriman dari wilayah hulu sungai akibat meningkatnya debit air setelah hujan deras dalam beberapa hari terakhir.

Di Desa Landau Badai, genangan air terjadi di Dusun Sumber Maju dan Dusun Nanga Pengga dengan ketinggian air berkisar antara 50 hingga 80 sentimeter. Banjir mengakibatkan jalan desa terendam sehingga aktivitas masyarakat menjadi terganggu.
Sementara itu di Desa Nanga Ngeri, banjir merendam Jalan Dusun Pelita Jaya dan Dusun Kepala Gurung dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Dangkan Kota, di mana genangan air setinggi 50 hingga 120 sentimeter merendam Jalan Poros Dangkan Kota–Bongkong, kawasan depan Mapolsek Silat Hulu serta pemukiman warga yang berada di bantaran sungai.

Adapun di Desa Nanga Dangkan, banjir merendam Jalan Poros Dangkan Kota–Nanga Entibab dan Jalan Dusun Tanjung Harapan dengan ketinggian air mencapai 150 sentimeter di beberapa titik. Akibat banjir tersebut, arus lalu lintas kendaraan di sejumlah jalan poros desa dilaporkan lumpuh dan tidak dapat dilalui kendaraan.
Selain banjir, longsor juga terjadi di jalan poros Desa Riam Tapang Kecamatan Silat Hulu menuju Desa Landau Kumpang Kecamatan Hulu Gurung. Hingga saat ini masyarakat Desa Riam Tapang masih bergotong royong membersihkan material longsor menggunakan alat seadanya agar akses jalan dapat kembali dilalui kendaraan, mengingat jalan tersebut merupakan salah satu jalur utama masyarakat.


Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Apriyanto Uda, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Silat Hulu AKP Jaspian mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan maupun longsor, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan bencana.

"Kami dari Polsek Silat Hulu juga terus melakukan monitoring situasi di lapangan guna memastikan keamanan serta keselamatan masyarakat tetap terjaga," ucap AKP Jaspian.

Selajutnya AKP Jaspian menyampaikan bahwa dari hasil monitoring sementara, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil akibat kejadian tersebut. Situasi secara umum hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.