Kapolres Kapuas Hulu

Kapolres Kapuas Hulu

Keluarga Besar Bidiksatunews Mengucapan Selamat Hari Natal

Keluarga Besar Bidiksatunews Mengucapan Selamat Hari Natal

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Polisi hadir di tengah warga, patroli siang jadi ajang silaturahmi dan edukasi.

Oleh On Januari 15, 2026

www.bidiksatunews com.
Polsek silat hulu - polres Kapuas hulu, Polda Kalbar, guna menjaga situasi Kamtibmas tetap  aman dan kondusif, jajaran Polsek silat hulu melaksanakan patroli siang dengan mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Patroli tersebut dilakukan dengan menyasar titik - titik keramaian serta lokasi tempat warga berkumpul, termasuk warung kopi ruas jalan desa.


Dalam patroli tersebut, petugas tidak hanya berkeliling, tetapi juga turun langsung menyapa warga, berdialog santai,serta mendengar aspirasi, dan keluhan masyarakat. Kehadiran polisi ditengah warga pada siang hari pun mendapat respons positif, karena dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman.


Kamis ( 15/1/ 2026 ), petugas juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan berbagai aplikasi online yang tidak jelas asal- usul dan keamanannya, khususnya aplikasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Warga dingatkan untuk lebih bijak dan berhati - hati agar tidak menjadi korban penipuan digital yang marak terjadi.


Kami ingin kehadiran polisi benar - benar dirasakan oleh masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik, sehingga warga tidak ragu menyampaikan informasi maupun permasalahan yang ada di lingkungan mareka," ujar anggota Polsek silat hulu.


lanjut anggota Polsek menambahkan, pihaknya juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, saling peduli serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal - hal yang mencurigakan.

" Dengan sinergi antara polisi dan masyarakat, kami optimis situasi Kamtibmas diwilayah hukum Polsek silat hulu dapat terus terjaga dengan aman dan kondusif," pungkasnya. Anggota Polsek silat hulu polres Kapuas hulu Polda Kalbar.

( Bambang )

SDN 06 Nanga Nuar Rusak Parah, Diduga Abaikan Amanat UU Sisdiknas dan Hak Anak.

Oleh On Januari 13, 2026

Www.bidiksatunews.com-
KAPUAS HULU, KALIMANTAN BARAT —
Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Nanga Nuar, Desa Nanga Nuar, Kecamatan Silat Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dinilai tidak lagi layak untuk kegiatan belajar mengajar.

Fakta ini terpantau langsung oleh awak media bidiksatunews.com pada Selasa (13/1/2026).

Atap bangunan sekolah tampak bocor di sejumlah titik, sementara struktur bagian atas bangunan telah rapuh dan berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.

Saat musim hujan, air kerap menggenangi ruang kelas sehingga meja dan bangku siswa harus dipindahkan agar terhindar dari tetesan air.

Ironisnya, di tengah keterbatasan sarana dan prasarana tersebut, semangat siswa untuk menuntut ilmu tetap tinggi. Anak-anak tetap mengikuti proses pembelajaran meskipun cuaca ekstrem dan kondisi sekolah yang jauh dari standar kelayakan.

Salah seorang orang tua murid mengungkapkan kekecewaannya terhadap minimnya respons dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Hulu.

Menurutnya, kerusakan sekolah sudah berlangsung lama, namun belum terlihat adanya perbaikan dari pemerintah daerah.

“Selama ini kami, para orang tua dan masyarakat, hanya bisa bergotong royong secara swadaya.

Kami membeli terpal untuk menutup atap yang bocor agar anak-anak tetap bisa belajar,” ujarnya.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas), khususnya Pasal 11 ayat (1), pemerintah dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.

Selain itu, Pasal 45 ayat (1) UU Sisdiknas menegaskan bahwa setiap satuan pendidikan formal dan nonformal wajib menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikan sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.

Lebih lanjut, kondisi SDN 06 Nanga Nuar juga berpotensi bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 35 Tahun 2014, yang menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya sesuai dengan minat dan bakatnya, serta berhak mendapatkan perlindungan dari ancaman keselamatan di lingkungan pendidikan.

Masyarakat menilai, pembiaran terhadap kondisi sekolah yang rusak parah dapat mengancam keselamatan siswa dan menghambat hak anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.

Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Hulu, segera melakukan peninjauan langsung dan mengalokasikan anggaran perbaikan secara serius.

“Kami berharap pemerintah tidak menutup mata.
Pendidikan adalah hak dasar anak-anak kami.

Sekolah ini perlu segera diperbaiki agar proses belajar mengajar dapat berjalan aman dan nyaman,” harap warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Hulu terkait rencana perbaikan SDN 06 Nanga Nuar. Media ini akan terus melakukan upaya konfirmasi kepada pihak terkait guna mendapatkan informasi yang berimbang.

Mediasi Homestay Arwana di Teluk Betung Selatan Tidak Solusif, Warga Minta Penutupan

Oleh On Januari 13, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Bandar Lampung - Mediasi antara pihak Kelurahan Talang, Kecamatan Teluk Betung Selatan, dan warga Lingkungan 1 Kelurahan Talang, terkait masalah Homestay Arwana yang diduga dipergunakan untuk prostitusi, dinilai tidak solusif oleh tokoh masyarakat, Ginta Wiryasenjaya.

Ginta menyatakan bahwa mediasi tersebut tidak efektif karena tidak ada solusi yang jelas untuk mengatasi masalah dugaan prostitusi di Homestay Arwana. Ia menyarankan agar Homestay Arwana membuat perjanjian dengan warga bahwa jika terbukti ada aktivitas prostitusi, maka penginapan dapat dihancurkan oleh masyarakat.

Warga Lingkungan 1 dan 2 Kelurahan Talang telah lama merasa terganggu dengan keberadaan Homestay Arwana yang diduga menjadi sarang prostitusi. Mereka meminta agar izin Homestay Arwana dicabut dan penginapan ditutup.

Lurah Talang, Nani, menyatakan bahwa pihaknya tidak dapat langsung menutup Homestay Arwana karena pemiliknya telah memiliki izin resmi. Ia akan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Walikota Bandar Lampung untuk membahas permintaan warga.

Pemilik Homestay Arwana, Oniel, meminta agar tidak ada penutupan sementara atau tindakan anarki dari warga sampai ada perintah langsung dari Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ia mengaku telah memiliki izin dari Dinas Perkim dan DPMPTSP Kota Bandar Lampung, tetapi belum memiliki izin dari Dinas Pariwisata.

Homestay Arwana berlokasi di Jalan Ikan Mujair, Kelurahan Talang, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung. 

( Bambang )

Rapat Bareng Dekan-Mahasiswa, Komisi III DPR Sebut KUHP Baru Lebih Berkeadilan.

Oleh On Januari 13, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Jakarta - Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan dekan dan mahasiswa fakultas hukum Universitas Jenderal Achmad Yani. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjelaskan jika Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru diharapkan lebih berkeadilan dari aturan hukum sebelumnya.
"Kemarin kita sudah menyelesaikan dua Undang-undang, yang paling penting terkait hukum, yaitu KUHP dan KUHAP. Terlepas dari masih banyaknya kritikan, tapi menurut kami itulah yang terbaik yang bisa kami lakukan," kata Habiburokhman dalam rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).


Habiburokhman mengatakan KUHP yang lama merupakan warisan Belanda yang mesti diperbarui. Ia menyinggung KUHAP sebelumnya adalah warisan orde baru.

"Kita paham hukum di masa itu adalah sekadar alat represif dari kekuasaan, digunakan bukan sekadar pencari keadilan tapi sebagai alat represif kekuasaan dan kita perbaiki itu semua dari pondasinya pun kita perbaiki," ujar Habiburokhman. 


Waketum Gerindra ini menyebut KUHP sebelumnya merupakan peninggalan kolonial yang menganut asas monistis, yakni pemidanaan atau penjatuhan sanksi pidana hanya berdasarkan pemenuhan unsur-unsur delik atau pasal. Ia menyebut dalam KUHP lama tak mengenal mens rea atau sikap batin seseorang saat melakukan tindak pidana.

"KUHP kita itu selama berlaku mungkin 100 tahun sudah ya, sejak zaman kolonial menganut asas monisitis, artinya penjatuhan hukum pidana itu berdasarkan terjadi atau tidaknya peristiwa pidana saja, tidak mengacu pada mens rea," ujar Habiburokhman.

"Tidak mengacu pada sikap batin orang yang melakukan pidana. Itu kita bongkar, Kita bikin pondasi yang jauh lebih berkeadilan di KUHP baru," ungkapnya.


Habiburokhman mengatakan sebagian besar pasal di KUHP baru telah dibahas sebelum tahun 2019. Ia menyebut dalam KUHP baru diterapkan ajaran dualistis yang juga mempertimbangkan sikap batin pelaku.

"Walaupun kami cuma mengesahkan saja, karena sebagian besar KUHP baru itu dibahas di sebelum tahun 2019, saya di periode kedua ada beberapa pasal yang ikut mengesahkan tapi disahkannya di tahun 2023," ujar Habiburokhman.

"Tapi pondasi dasarnya memang sudah sangat baik KUHP baru. Nah itu mengubah asas monistis menjadi dualistis. Dualistis Itu artinya apa, dalam penjatuhan hukum pidana kita harus mengacu pada mens rea sikap batin si pelaku," imbuhnya.

Mencegah Radikalisme Sejak Bangku Sekolah, SMA Negeri 1 Palangka Raya Perkuat Pendidikan Karakter

Oleh On Januari 12, 2026

Palangka Raya, Bidiksatunews.com — Munculnya kasus radikalisme di lingkungan sekolah menjadi peringatan serius bagi dunia pendidikan nasional. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang rasa aman masyarakat, tetapi juga mengungkap fakta yang mengkhawatirkan terkait keterlibatan jaringan lintas daerah, termasuk salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah.

Hasil penelusuran aparat keamanan menunjukkan bahwa aksi tersebut tidak berdiri sendiri. Dari pendalaman lebih lanjut, diketahui terdapat dua anak di daerah tersebut yang terpapar paham radikalisme dan berada dalam jaringan yang sama dengan pelaku utama, yang terhubung melalui satu grup dalam permainan daring Roblox.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar mengenai peran sekolah dalam membentengi peserta didik dari pengaruh negatif, terutama di era digital. Di satu sisi, gawai menjadi sarana pembelajaran, namun di sisi lain berpotensi menjadi pintu masuk ideologi menyimpang jika tidak diawasi secara tepat.

Menanggapi situasi tersebut, awak media Liputan SBM mendatangi SMA Negeri 1 Palangka Raya untuk melihat langsung langkah konkret yang dilakukan sekolah dalam membangun karakter siswa sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyimpangan perilaku dan tindak kejahatan pada anak.
Kepala SMA Negeri 1 Palangka Raya, Drs. Arbusin, mengatakan bahwa pihak sekolah telah menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan telepon genggam sejak dua tahun terakhir. Salah satu bentuknya adalah penyediaan loker khusus untuk menyimpan ponsel siswa selama jam sekolah.

“Untuk mencegah dan mengantisipasi ketergantungan pada gadget, kami menyediakan loker khusus untuk menyimpan HP siswa. Selama berada di sekolah, siswa tidak diperkenankan bermain HP,” ujarnya. Senin (16/1/2026). Menurut Arbusin, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter yang lebih komprehensif. Sekolah tidak hanya bertugas mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan moral peserta didik.

Sebagai wujud komitmen tersebut, SMA Negeri 1 Palangka Raya menerapkan lima nilai utama pendidikan karakter, yakni religius, santun, disiplin, bersih, dan kerja keras. Nilai-nilai ini diinternalisasikan dalam proses pembelajaran maupun aktivitas keseharian siswa. “Karakter yang kuat adalah benteng utama anak-anak kita. Jika nilai-nilai ini tertanam sejak dini, mereka akan lebih mampu memilah pengaruh buruk dari luar, termasuk yang datang melalui media digital,” jelasnya.

Selain itu, pihak sekolah juga aktif menjalin koordinasi dengan berbagai instansi, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama, serta aparat penegak hukum. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan pembinaan siswa berjalan menyeluruh, mencakup aspek akademik, mental, sosial, dan hukum.

Arbusin juga mengingatkan bahwa Kementerian Pendidikan telah membentuk Tim Penanggulangan dan Pencegahan Kekerasan di Sekolah sebagai upaya sistematis dalam mengantisipasi berbagai bentuk pelanggaran dan kekerasan di lingkungan pendidikan. “Semua ini dilakukan agar siswa tidak terjerumus pada perbuatan yang melanggar hukum dan merugikan masa depan mereka sendiri,” pungkasnya.

Wujud Sosial Kearifan Budaya, Kodim 1209/Bengkayang Gelar Kegiatan Pembersihan di Sekitar Rumah Adat Dayak

Oleh On Januari 12, 2026

Www.bidiksatunews.com-
BENGKAYANG – Kodim 1209/Bky menggelar kegiatan pembersihan lingkungan di sekitar Rumah Adat Dayak Bengkayang sebagai bentuk penghormatan dan wujud nyata kepedulian terhadap kearifan budaya lokal. Kegiatan ini dilakukan guna menjaga kebersihan dan keindahan salah satu ikon budaya yang menjadi sumber kebanggaan masyarakat Dayak yang bertempat di Jl. Raya Sanggau Ledo Kel. Sebalo Kec. Bengkayang Kab. Bengkayang.
Senin ( 12/01/26 ).
 
Anggota Kodim secara bersama-sama terlibat aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan. Mulai dari mempersiapkan alat pembersih hingga melakukan pekerjaan fisik membersihkan berbagai jenis sampah yang ada di lokasi. Semua peserta menunjukkan semangat yang tinggi dalam berkontribusi untuk menjaga keasrian rumah adat.
 
Pembersihan dilakukan tidak hanya di dalam halaman utama rumah adat, melainkan juga mencakup area luar sekitaran kompleks bangunan tersebut. Bagian dalam halaman dibersihkan dari debu, daun kering, dan sampah kecil, sementara area luar difokuskan untuk membersihkan sampah plastik dan memotong rumput liar yang sudah panjang karena sangat mengganggu keindahan lingkungan sekitar.
 
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk kebersihan fisik, tetapi juga sebagai bentuk sinergi antara institusi keamanan dengan masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. Melalui aksi nyata seperti ini, Kodim ingin menunjukkan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
 
Hasil kegiatan pembersihan memberikan dampak positif, dengan lingkungan sekitar Rumah Adat Dayak Bengkayang menjadi lebih bersih dan nyaman. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperkuat hubungan baik antara Kodim 1209/Bky dengan warga masyarakat dalam upaya melestarikan kearifan budaya daerah.

Sumber : Pendim 1209/Bky. ( Bambang)

Polres Jepara Terjunkan Ratusan Personel Gabungan Amankan Laga Persijap Vs Dewa United

Oleh On Januari 12, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Jepara - Polres Jepara | Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, menurunkan 485 personel gabungan untuk mengamankan laga BRI Liga Super musim 2025/2026 antara Persijap Jepara melawan Dewa United di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, pada Senin (12/1/2026) malam.

Pasukan pengamanan melibatkan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Steward, panitia pelaksana, hingga tenaga medis. Mereka disebar pada tiga ring pengamanan mulai dari dalam stadion hingga area luar.

Selain itu, aparat juga menyiapkan tim penyisiran, untuk mencegah masuknya flare maupun benda berbahaya ke dalam stadion.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara melalui Kasihumas Polres Jepara AKP Dwi Prayitna menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen penuh menjaga keamanan jalannya pertandingan. 

Menurutnya, pengamanan dilakukan sesuai prosedur yang tertuang dalam Perpol Nomor 10 Tahun 2022.

“Polres Jepara bersama seluruh stakeholder akan bekerja maksimal agar pertandingan ini berjalan aman, lancar, dan tertib. Kami juga mengimbau suporter untuk mendukung tim kesayangan dengan cara yang positif dan sportif,” ujar AKP Dwi.

Kasihumas menambahkan, aparat memberi perhatian khusus pada jalur masuk stadion dan barang bawaan penonton. Setiap penonton akan menjalani pemeriksaan ketat sebelum masuk ke area tribun.

“Kami akan menindak tegas setiap upaya membawa flare, kembang api, senjata tajam, maupun benda berbahaya lainnya. Penonton diharapkan tertib agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya.

Polisi juga menyiapkan jalur alternatif bagi mobilitas tim maupun penonton. Skema pengaturan arus lalu lintas dipersiapkan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan usai pertandingan.

“Kami ingin memastikan seluruh penonton merasa aman sejak datang, menonton pertandingan, hingga kembali ke rumah masing-masing. Semua sudah kami persiapkan dengan matang,” tegasnya.

Disamping itu, Kasihumas AKP Dwi Prayitna juga mengajak warga masyarakat yang ingin mendukung Persijap Jepara bisa mengikuti peraturan keamanan yang ada.

“Tentunya, kami mengajak masyarakat untuk mendukung tim kebanggaan sepakbola Jepara dengan cara santun dan saling menghormati menjaga fasilitas yang dibangun oleh negara jangan sampai dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.

Seperti diketahui, laga pekan ke-17 BRI Super League antara Persijap Jepara vs Dewa United akan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara pada Senin, 12 Januari 2026 pukul 19.00 WIB.​

Kedua tim menghadapi tantangan besar karena absennya beberapa pemain pilar akibat akumulasi kartu dan sanksi. 

Pada pertandingan sebelumnya Persijap Jepara harus mengakui keunggulan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno. 2-0. 

Saat ini, Persijap menghuni dasar klasemen dengan 9 poin dari 16 laga yang dimainkan. 

Sedangkan tamunya, Dewa United juga baru saja mengalami kekalahan dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda dengan skor tipis 1-0.  

Saat ini, Dewa United berada di posisi 14 dengan mengumpulkan 17 poin.

( Bambang )

BA’DA ISYA CHARITY 2026: Kolaborasi Sosial dan Doa Bersama di Masjid Al Mujahidin Majalaya

Oleh On Januari 12, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Kabupaten Bandung – Masjid Al Mujahidin RT 02 RW 10 Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, menjadi pusat kegiatan sosial Ba’da Isya Charity pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan dihadiri berbagai elemen masyarakat.

Acara tersebut diikuti warga sekitar, perwakilan RT dan RW, tamu undangan dari DPC KPPI Kabupaten Bandung, BAPERA Kabupaten Bandung, serta jajaran pengurus dan relawan Ba’da Isya Charity dari Kabupaten dan Kota Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, Ba’da Isya Charity Kabupaten Bandung yang diketuai oleh Elis Risnawati, berkolaborasi dengan Ba’da Isya Charity Kota Bandung yang diwakili oleh Elvin Erinstein dan Rengrengan, bersama para relawan melaksanakan aksi berbagi bantuan sosial kepada anak yatim piatu serta keluarga yang membutuhkan.

Selain penyaluran bantuan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan dan pemulihan para korban bencana alam di Aceh, Sumatera, serta wilayah Arjasari, Kabupaten Bandung.

Tim Sosial Ba’da Isya Charity, Lilis, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial yang tumbuh dari nilai-nilai keislaman dan semangat kebersamaan.

“Melalui kegiatan Ba’da Isya Charity, kami ingin terus mengajak masyarakat untuk berbagi, memperkuat empati, serta mendoakan saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah,” ujarnya.

Kegiatan Ba’da Isya Charity 2026 diharapkan dapat mempererat silaturahmi lintas wilayah, sekaligus menjadi ruang kolaborasi sosial yang berkelanjutan antara komunitas, organisasi, dan masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus, relawan, tamu undangan, serta warga yang hadir sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam menebar kebaikan.
bandung-(SJ)

Pisah Sambut Wakapolres, Kasikum, dan Kapolsek Mukok Polres Sanggau

Oleh On Januari 12, 2026


Sanggau, www.bidiksatunews.com – Polres Sanggau menggelar acara pisah sambut Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres), Kepala Seksi Hukum (Kasikum), serta Kapolsek Mukok, yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, para Pejabat Utama (PJU), serta jajaran Kapolsek di lingkungan Polres Sanggau di Aula Wira Pratama Polres Sanggau, Senin 12 Jan 2026.

Dalam sambutannya, Wakapolres Sanggau yang baru, Kompol Radian Andy Pratomo, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pimpinan. Ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja Polres Sanggau, serta memperkuat sinergi internal dan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh personel Polres Sanggau agar pelaksanaan tugas ke depan dapat berjalan dengan optimal, profesional, dan humanis,” ujar Kompol Radian Andy Pratomo.

Sementara itu, Kapolsek Mukok yang baru, AKP Ambril, dalam sambutannya menyampaikan kesiapan untuk mengemban amanah serta melanjutkan program-program positif yang telah berjalan. Ia juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Mukok.
Pada kesempatan yang sama, Wakapolres Sanggau lama, Kompol Yafet Efraim Patabang, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Polres Sanggau atas dukungan, kebersamaan, dan kerja sama selama masa tugasnya. Ia juga memohon doa restu untuk melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sanggau, para PJU, serta seluruh personel Polres Sanggau atas kebersamaan dan dukungan selama saya bertugas. Banyak pengalaman dan pelajaran berharga yang saya peroleh di sini,” ungkap Kompol Yafet Efraim Patabang.

Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan, serta mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada pejabat baru.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier. Saya berharap pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan kinerja yang telah berjalan dengan baik,” tegas AKBP Sudarsono.

Sebagai bentuk penghormatan dan kenang-kenangan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cinderamata dari Kapolres Sanggau, jajaran Polsek, serta AKPOL kepada Kompol Yafet Efraim Patabang. Kegiatan kemudian ditutup dengan acara ramah tamah dalam suasana penuh kekeluargaan.-
Sumber Humas Res Sgu- Bambang 

Pindah Tugas ke Kejagung, Efrien Saputera Dapat Apresiasi dari GEMPAR

Oleh On Januari 12, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Mataram, - Syuryadin selaku Pendiri/Pelopor Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Aspirasi Rakyat (GEMPAR) mengapresiasi kepada Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati NTB, Efrien Saputera atas pengabdian dan dedikasinya selama hampir 4 tahun menjalankan tugas di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini, Efrien Saputera resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Seksi Wilayah 1 Subdirektorat Penuntutan Perkara Koneksitas Pada Jaksa Agung Pidana Militer di Jakarta.

Apresiasi ini sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan kontribusi Efrien Saputera yang dinilai telah menunjukkan profesionalisme, integritas, serta komitmen kuat dalam penegakan hukum selama bertugas di NTB.

Pendiri GEMPAR, kehadiran Efrien Saputra Efrien Saputera pria kelahiran Palembang yang dikenal murah senyum selama ini telah memberikan dampak positif, khususnya dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan tinggi NTB.

Surya Gempar sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa Efrien Saputera dikenal sebagai sosok yang terbuka terhadap aspirasi masyarakat, komunikatif dengan berbagai elemen, serta konsisten menjunjung tinggi nilai keadilan dan transparansi hukum. Hal tersebut menjadi teladan bagi aparat penegak hukum di NTB.

“Selama bertugas di NTB sebagai Penkum Kejati NTB, Efrien Saputera menunjukkan dedikasi dan etos kerja yang patut di apresiasi. Kami meyakini, amanah baru di Kejaksaan Agung merupakan bentuk kepercayaan atas kinerja yang telah ditunjukkan,” ujar Pendiri GEMPAR.

Surya Gempar berharap, pada posisi barunya sebagai Kasi Wilayah 1 Subdirektorat Penuntutan Perkara Koneksitas pada Jaksa Agung Muda Pidana Militer, Efrien Saputera dapat terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas, serta berkontribusi dalam memperkuat supremasi hukum di tingkat nasional.

"Semoga beliau senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan oleh Allah SWT dalam menjalankan tugas di tempat yang baru, serta tetap mengedepankan nilai-nilai keadilan demi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara," harap pria kelahiran  Bima ini.

Pesan Surya Ghempar, walaupun  jarak kita sudah jauh, tentu akan terasa dekat selama komunikasi tetap terjalin, silahturahmi terus kita tingkatkan, dan pertemanan selama ini selalu tertanam dengan baik dalam diri ini.

"Saya pribadi menganggap Efrien Saputera adalah saudara walaupun tak sedarah," pesan pria tak asing dikenal di berbagai kalangan.

Redaksi ||

Refleksi Kasih dan Persaudaraan, Keluarga Besar Kodam XII/Tpr Rayakan Natal Bersama Kasad

Oleh On Januari 12, 2026

Www.bidiksatunews.com-
KUBURAYA – Gema puji-pujian dan semangat kebersamaan memenuhi Aula Sudirman, Makodam XII/Tanjungpura, pada Senin (12/1/2026). Di awal tahun yang baru ini, keluarga besar Kodam XII/Tpr terdiri dari Prajurit, Polri, ASN TNI, dan keluarga melalui video conference mengikuti Ibadah dan Perayaan Natal 2025 bersama Kasad, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dari Kupang, Nusa Tenggara Timur. 

Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., turut hadir di tengah-tengah jemaat, didampingi oleh para Pejabat Utama Kodam. Kehadiran beliau menjadi simbol perekat solidaritas, menunjukkan bahwa pembinaan mental spiritual adalah fondasi penting bagi kekuatan seorang prajurit.

Perayaan Natal bersama Kasad kali ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Bagi warga Kodam XII/Tpr, momen ini menjadi sarana introspeksi diri (refleksi) atas kinerja dan pengabdian selama setahun terakhir. Dengan landasan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semangat Natal diharapkan mampu membawa energi positif dan pembaruan semangat dalam menyongsong tugas-tugas di tahun 2026.

Dalam sambutannya, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak secara pribadi dan atas nama keluarga mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh Prajurit dan ASN TNI serta masyarakat.

Kasad menyampaikan tema Natal kali ini "Iman Natal Menghadirkan Sukacita dan Damai Sejahtera Kepada Prajurit dan ASN TNI yang Prima untuk Indonesia Maju". Sesuai tema tersebut, Kasad menegaskan bahwa kita semua mempunyai potensi untuk menghadirkan sukacita bagi sesama. 

Menurutnya, kalau masyarakat kompak dan dan memiliki rasa persaudaraan yang kuat, kita dapat mempercepat banyak hal agar bangsa Indonesia lebih maju. 

"Kita semua punya potensi menghadirkan hikmah, kebahagiaan, motivasi, kedamaian. Semua orang punya potensi itu. Yang penting bagaimana kehadiran kita bisa bermanfaat bagi sebanyak-banyaknya orang, bisa meningkat kehidupannya, rasa damai dihatinya, bisa melihat hal-hal baik buat kita semua," pesan Kasad. 

Suasana kekeluargaan tampak kental sepanjang acara, mencerminkan harmoni yang kuat di tubuh Prajurit Tanjungpura.

Sumber : Pendam XII/Tpr. ( Bambang )

Kapolres Kapuas hulu Antisipasi cuaca ekstrem dan banjir.

Oleh On Januari 11, 2026

www.bidiksatunews.com.
12/1/2026 Kapolsek silat hilir bersama anggota nya melakukan pemasangan baleho  himbauan, waspada banjir di daerah desa Nanga nuar dan sekitar nya yang rawan terjadinya banjir.
Sehubungan dengan cuaca ekstrem dan curahan hujan tinggi yang menyebab kan kenaikan debit air sungai di sejumlah wilayah kabupaten Kapuas hulu, Kapolres kapoluas hulu menghimbau kepada seluruh masyarakat agar  meningkatkan kewaspadaan guna mengantisipasi terjadinya bencana banjir dengan cara.


" Selalu memantau perkembangan cuaca dan informasi resmi dari BMKG dan pihak terkait.
" Waspada terhadap kenaikan debit air sungai terutama bagi masyarakat yang tinggal  di bantaran sungai dan daerah rawan banjir.

" Menghindari aktivitas disekitar sungai saat debit air meningkat dan arus deras guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan ,
" Mengamankan barang - barang berharga dan dokumen penting ketempat yang lebih aman dan tinggi.
" Siapkan jalur evakuasi dan perlengkapan darurat apabila sewaktu - waktu diperlukan.

" Segera melaporkan kepada pihak kepolisian, aparat desa,atau petugas terkait apabila terjadi keadaan darurat atau potensi bencana.
Polres Kapuas hulu bersama instansi terkait siap memberikan bantuan dan respon cepat kepada masyarakat yang terdampak. tetap waspada,  jaga keselamatan , dan mari bersama saling bergotong royong untuk saling membantu satu sama lain jika terjadi bencana alam di wilayah di kabupaten Kapuas hulu. 

( Bambang )

TNI AL evakuasi korban kecelakaan kapal tenggelam di Selat Berhala

Oleh On Januari 11, 2026

Www.bidiksatunews.com-
Jakarta - Personel TNI Angkatan Laut menyelamatkan korban kecelakaan kapal pompong kayu yang terbalik dan tenggelam karena gelombang tinggi saat berlayar di perairan Selat Berhala, Jambi, pada Jumat (9/1). 

Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Senin, mengatakan upaya penyelamatan itu dilakukan oleh Binpotmar Nipah Panjang, Lanal Palembang. 

Denih menjelaskan peristiwa kecelakaan itu terjadi ketika kapal sedang berlayar menuju perairan Alang 3, dengan posisi kejadian di koordinat 0°55’025” LS – 104°4’425” BT. 

"Informasi awal diterima pada pukul 20.19 WIB dari Terminal Petrochina terkait adanya teriakan minta tolong di sekitar Jetty LPG," kata Denih. 

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel TNI AL bersama tim penyelamatan segera bergerak menuju lokasi menggunakan Crew Boat (CB) MML 01 dan CB BJI pukul 20.30 WIB. 

Sambil menerjang ombak besar dan cuaca yang tidak kondusif, tim dari TNI AL berangkat menuju lokasi dan berhasil menemukan korban tenggelam. 

"Dari hasil evakuasi, tiga orang nelayan atas nama Sutarno, Sahuri dan Andri berhasil diselamatkan, sementara satu korban atas nama Parwan (68) dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan medis di Klinik Ship 115," kata Denih. 

Denih melanjutkan seluruh penumpang kapal pun dibawa ke fasilitas medis lebih layak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Upaya ini merupakan bukti komitmen TNI AL melalui Koarmada RI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

"Melalui langkah cepat, terukur dan mengutamakan keselamatan. TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada RI, berkomitmen untuk terus hadir melindungi masyarakat maritim serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia," jelas Denih. Sumber Humas AL- Bidiksatunews